Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Featured Posts

Sabtu, 24 Maret 2012

Juli, Vidic Kembali Perkuat 'Setan Merah'


Juli, Vidic Kembali Perkuat 'Setan Merah'

Kamis, 22 Maret 2012 06:05 wib
 2  42 0
Vidic kembali bermain mulai Juli (Foto: Daylife)
Vidic kembali bermain mulai Juli (Foto: Daylife)
MANCHESTER - Nemanja Vidic memang harus melupakan impiannya merumput di sisa musim ini. Namun, bek andalan Manchester United ini kabarnya sudah bisa kembali merumput tepat sebelum musim depan bergulir.

Vidic sudah absen membela United sejak Desember lalu, saat United berhadapan dengan FC Basel di penyisihan grup Liga Champions. Usai insiden tersebut, pelatih Sir Alex Ferguson pun mengkonfirmasi bahwa bek asal Serbia ini harus absen hingga akhir musim.

Kini, setelah menjalani pemulihan selama hampir tiga bulan, kondisi Vidic terus membaik. Bek 30 tahun ini pun kemungkinan besar sudah bisa kembali beraksi pada Juli nanti, atau saat United tengah mempersiapkan musim depan.

“Proses rehabilitasi berjalan dengan baik,” tutur Vidic dikutip situs resmi klub, Kamis (22/3/2012).

“Proyeksinya, saya sudah akan siap bermain di musim depan. Saya masih menjalani program untuk merealisasikan itu. Saya sangat berharap bisa kembali berlatih mulai Juli,” sambungnya.

Lebih jauh, Vidic mengaku saat ini dirinya masih terus berusaha untuk bisa pulih secepatnya. Hal ini ditunjukkan dengan terus berlatih keras di markas latihan dan pusat kebugaran.

“Sejauh ini saya, lebih sering berlatih di pusat kebugaran. Namun, hasilnya tidak terlalu buruk. Jadi, kita lihat saja perkembangannya dalam beberapa bulan ke depan,” imbuhnya.

park ji sung enggan berkostum korsel


Park Ji-Sung Enggan Berkostum Korsel

twitter
Sabtu, 24 Maret 2012 15:46 wib
Park Ji-Sung. (Foto: Getty Images)
Park Ji-Sung. (Foto: Getty Images)
MANCHESTER – Gelandang Manchester United, Park Ji-Sung menolak panggilan timnas Korea Selatan (Korsel) untuk berlaga di Olimpiade 2012 yang akan berlangsung London, musim panas nanti. Menurutnya, ia hanya ingin berkonsentrasi membela United dan membantu mereka meraih gelar ke-20 di ajang Premier League.

“Saya dipanggil tapi saya harus mengatakan tidak. Saya tahu bagaimana rasanya berlaga di Olimpiade karena saya terlibat di Sydney (Olimpiade 2000),” ujar Park kepada Nemzeti Sport seperti dilansir Soccerway, Sabtu (24/3/2012).

“Saya juga telah bermain di tiga Piala Dunia dan pengalaman terbaik saya adalah ketika membela Korsel di Piala Dunia 2002 Jepang-Korsel,” tambahnya.

Meski tidak selalu bermain sebagai starter, Park memang kerap menunjukkan loyalitasnya terhadap United. Ia bertekad untuk membantu United mempertahankan gelar Premier League dari kejaran Manchester City.

“Saya telah memiliki 100 caps, dan sekarang saya hanya ingin berkonsentrasi di klub. Ini merupakan tahun ketujuh saya di Old Trafford.,” ujar Park.

“Saya telah memenangkan empat gelar bersama United. Tapi saya tetap ingin memenangi gelar Premier League tahun ini,” pungkas pemain berusia 31 tahun itu.

United kini memimpin klasemen sementara Premier League dengan raihan poin 70, hanya unggul satu angka di atas City. Jika tidak berhati-hati, bukan tidak mungkin gelar Premier League musim ini jatuh ke tangan City.

juventus vs inter milan


Giorgio Chiellini. (Foto: Getty Images)
Giorgio Chiellini. (Foto: Getty Images)


Chiellini: Derby d'Italia Kali Ini Terasa Berbeda

Aditya Putra - Okezone twitter
Sabtu, 24 Maret 2012 16:09 wib
TURIN – Tidak bisa dipungkiri, laga Derby d’ Italia antara Juventus dan Inter Milan selalu menarik perhatian penikmat sepakbola, khususnya Serie A. Namun menurut bek Juventus Giorgio Chiellini, Derby d’ Italia musim ini terasa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Juventus akan menjamu Inter Milan dalam laga lanjutan Serie A pada Senin dini hari. Kedua tim berjuang meraih poin penuh, namun untuk target berbeda. Juventus ingin terus menekan pemuncak klasemen sementara AC Milan, sedangkan Inter akan berjuang demi tiket Liga Champions musim depan.

“Kali ini, pemberitaan di media tidak begitu memberi dampak berarti bagi pertandingan melawan Inter besok, seperti apa yang terjadi pada musim-musim sebelumnya,” ujar Chiellini kepada Sky Sport Italia seperti dilansir Tribalfootball, Sabtu (24/3/2012).

“Tapi mereka mengingatkan kami akan persaingan hebat di antara kedua tim, dan semua orang telah membicarakannya selama satu pekan ini,” tambahnya.

Musim ini Inter memang tidak bisa berbicara banyak. Inkonsistensi permainan yang ditunjukkan Nerazzurri membuatnya tidak mampu menapaki papan atas klasemen Serie A. Bahkan kini Inter berada di peringkat tujuh, terpaut tujuh angka dari Lazio yang berada di posisi tiga.

Hal sebaliknya ditunjukkan Juventus. Di bawah arahan Antonio Conte, Juventus menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Serie A. Namun mereka harus mengejar AC Milan yang kini masih memimpin klasemen dengan perbedaan empat angka.

“Tahun ini Inter mengalami masa sulit. Mereka tim yang kuat, tapi saat ini saya rasa kami dalam kondisi yang lebih baik,” ujar Chiellini.

“Saya harap musim ini dapat menunjukkan bahwa era baru Juventus sudah dimulai,” pungkas pemain berusia 27 tahun itu.